Senin, 24 Desember 2012

Pengorbanan karena Kasih (Sacrifice of Love)

Berbicara tentang pengorbanan, saya rasa tidak semua bisa melewati sebuah pengorbanan termasuk saya sendiri. Tetapi untuk mengucapkan kata pengorbanan itu mudah sekali.

Dalam blog saya ini dan sekaligus saya juga sedang merenungkan tentang sebuah pengorbanan kasih yang saya alami.

bila kita berbicara pengorbanan berarti berkaitan dengan dua orang atau lebih. Jika pengorbanan di lakukan sendiri tanpa ada alasan, itu juga bukan pengorbanan. Pengorbanan berarti ada sesuatu yang ingin kita berikan kepada orang lain supaya mereka dapat menikmati apa yang menjadi tujuan pengorbanan itu. 

Saat ini saya ingin berbagi tentang pengorbanan karena kasih. Menjelang hari - hari terakhir di tahun 2012 ini saya merenungkan tentang pengorbanan kasih yang di lakukan oleh Tuhan Yesus terhadap umat manusia dan juga pengorbanan para nabi-nabi yang ada.

Sempat dalam pikiran saya pernah bertanya, bagaimana rasanya pengorbanan karena kasih? apakah karena cinta terhadap kekasih kita atau yang seperti apa?
Sempat saya berpikir: Oh, mungkin rasanya pengorbanan karena kasih itu seperti pria atau wanita yang berkorban bagi pasangannya atau pengorbanan orangtua terhadap anaknya. Ini tidak salah sebenarnya. Tetapi dalam renungan yang saya terima di hati adalah hal yang berbeda dan ini lah yang di rasakan oleh Tuhan juga (saya berpikir dan merasakan).

Saya sebenarnya mendapat perintah ini begitu lamaaaaaaaa sekali dan sempat saya lakukan tetapi ya tidak terlalu merasakan, tetapi saat ini aku benar-benar merasakan dan mengerti, mengapa Yesus melakukan sebuah pengorbanan karena kasih untuk umat manusia yang di kasihiNya.

Aku merasakan sekarang bagaimana arti pengorbanan karena kasih. Ini tidak berbicara pengorbanan karena sepasang kekasih atau orangtua terhadap anaknya tetapi ini lebih dari itu. pengorbanan yang sesungguhnya karena kasih bukan karena ingin sesuatu dari pengorbanan itu tetapi pengorbanan supaya orang lain mendapat kasih yang sejati.

Ini tidak mudah kenyataannya.....

yang terjadi saat ini adalah sebuah pengorbanan supaya kita mendapat sesuatu dari pengorbanan yang kita lakukan.

Pengorbanan dengan syarat supaya kita mendapatkan sesuatu dari pengorbanan itu sudah biasa dan terjadi terhadap siapa saja.
tetapi pengorbanan tanpa syarat dan dilakukan tanpa mengharapkan sesuatu dari keuntungan itu adalah hal yang luar biasa.

Saya mempunyai renungan saat ini tentang hal ini, dimana saya harus mempraktekkan pengorbanan tanpa syarat kepada orang lain. Pengorbanan tanpa mengharapkan sesuatu dari orang tersebut selain menerima keselamatan dari Tuhan.

Ini sebenarnya tidak mudah juga ku lakukan, karena pengorbanan yang kulakukan tidak hanya menerima pelecehan, cemoohan dan rasa sakit yang ku terima.
tetapi saat hatiku mengalami rasa sakit itu, aku bertanya kepada Tuhan: Apa yang Engkau ingin aku lakukan lagi Tuhan? tunjukkanlah sesuatu dibalik rasa sakit ini? 

Dan akupun mendapat jawabannya saat aku menanyakan kepada Tuhan untuk setiap yang kulakukan.

Inilah dialog dalam hatiku dengan Tuhan melalui doa pribadiku:

Aku         : Tuhan, kenapa aku harus mengalami rasa sakit di hatiku?
Tuhan     : Aku sudah mengalami anak-Ku
Aku   : Tuhan, apa yang sesungguhnya harus aku lakukan? apakah aku harus meninggalkannya atau memaafkannya?
Tuhan     : Aku perintahkan maafkan dia.
Aku          : Tetapi ini saat menyakitkan hatiku Tuhan dan aku lelah dengan semua ini
Tuhan     : Aku berkata padamu anak-Ku, maafkanlah dia dan berikan kasih yang sejati seperti yang sudah Aku berikan kepadamu.
Aku          : apakah ini dapat merubah sikap mereka terhadap apa yang kulakukan?
Tuhan      : Tiada mustahil bagi-KU anak-Ku.
Aku           : Jadilah kehendakMU Tuhan, aku berserah dan berilah aku kekuatan.
Tuhan       : Aku sudah memberikan kepadamu anak-Ku, jangan bersedih! Lakukan yang terbaik selama kamu hidup.

inilah dialog dalam hatiku yang membuat aku sangat menangis dan aku tidak bisa berbuat apa-apa selain berserah dengan apa yang Tuhan mau dalam hidupku.

pengorbanan dengan kasih, itu sangat kurasakan saat ini dan aku tetap akan memberikannya tanpa syarat. karena aku percaya bahwa semua itu akan ada buahnya.

Pengorbanan dengan kasih itu sangat indah ku rasakan.
Pengorbanan dengan kasih itu sangat besar pengaruhnya baik terhadap aku maupun yang kita doakan.

Jadi, dalam blog ini aku hanya ingin berbagi bahwa pengorbanan dengan kasih itu sangat indah dan itulah yang dilakukan Tuhan Yesus dalam dunia ini.



From me;
Sri subekti
   

 

Sabtu, 15 Desember 2012

Doaku (My pray)

Tuhan, aku mengucap syukur bila sampai sekarang aku telah mengenal-MU dalam hidupku. Di dalam doaku, aku curahkan semua yang ada di hatiku. Tidak ada yang tersembunyi di hadapanMU sekalipun mungkin aku tidak tahu bahwa itu terlihat oleh-MU.
 
Tuhan, dalam hidup pimpinlah langkahku kemana Engkau akan membawa aku, karena aku tidak bisa melihat apapun yang ada didepanku. Aku membutuhkan tangan-Mu untuk menggandengku saat aku melangkah. Aku menyadari bahwa semua terlihat misteri dan aku ingin berjalan bersama-Mu setiap waktu.
 
Tuhan, dalam hubunganku dengan yang lain biarlah Engkau beritahukan aku juga. Aku sadari masih bisa melakukan kesalahan dalam hubungan yang kubangun, tetapi saat aku lemah, aku selalu ingat bahwa rangcangan-MU bukanlah rangcangan kecelakaan. Tetapi rancangan damai sejahtera (Yeremia 29:11). Meskipun aku sadar masih sering menyakiti hati-MU tetapi aku ingin bangkit dan berdiri kembali dan Engkau gandeng tanganku dan aku berjalan bersama-MU.
 
Aku menyadari setiap tangisanku, Engkau mendengar
Aku merasakan saat aku sedih, Engkau memelukku
Saat aku bahagia, Engkau pun tetap memelukku.
Karena Engkau adalah Bapaku.
 
Tuhan, jagailah perkataanku untuk tetap dapat berkata-kata dengan baik dan memuliakan nama-MU. Jagailah pikiranku untuk tetap berpikir dengan benar karena aku masih bisa berpikir yang tidak benar dalam hidupku. 
 
Tuhan, bentuklah hatiku untuk mempunyai kasih yang  benar seperti yang telah Engkau ajarkan. Sehingga aku dapat membagikan kasih itu kembali kepada mereka yang berhak mendapat kasihMu juga.  
 
Tuhan, dalam setiap perjuanganku aku sadar dan mengerti sulit dan mendera tubuhku. Engkau biarkan aku menghadapi semua perjuanganku sendiri, karena aku tahu, Engkau sedang mendidikku menjadi bijak dan semakin lembut.
 
Tuhan, bukalah mataku untuk melihat lebih jauh isi hatiMU untukku. 
Tuhan, kuatkanlah kakiku untuk melangkah kemana kaki ini akan melangkah. Dan buatlah kakiku tetap kuat.
 
Jika aku terjatuh, Tuhan tariklah tanganku dan peluklah aku dalam hadiratMU. Taruhlah dalam hatiku aliang sungai kehidupan yang terus mengalir dariMU. 
 
Tuhan, semuanya ada dalam tanganMU
Semuanya ada dalam genggamanMU
Semua ada dalam buku kehidupanMU
 
Tuhan, meskipun aku tidak sempurna dalam segala hal tetapi Engkau akan menyempurnakan setiap waktu dalam hidupku.
 
Tuhan, terima kasih untuk setiap hal yang Engkau berikan padaku. Aku percaya semua akan mendatangkan kebaikan padaku. Semua akan membawa pada kebesaranMU.
 
Terimakasih Tuhan.
Engkaulah segalanya bagiku