Sabtu, 27 Oktober 2012

Masa Remaja


Masa Remaja.............

Aku sudah bilang sebelumnya bahwa pada masa kecil, aku menjadi anak yang minder, pemalu dan tidak percaya diri. Dan ini semua terbawa sampai aku menjadi remaja, aku tidak punya banyak teman di sekolah, sempat aku berpikir, apakah aku anak orang miskin atau karena aku yang pendiam dan kurus waktu itu...

Tetapi aku tidak mempunyai jawaban apapun tentang pertanyaanku itu. Sebagai anak paling terakhir, aku tidak lah sama dengan anak pada umumnya. Orang mengatakan anak bungsu biasanya di manja atau setiap permintaannya di turuti, tetapi tidaklah demikian. Waktu aku sekolah, temanku hanya beberapa saja yang dekat, dan itupun jauh rumah mereka :(

Nah, yang paling menyedihkan hatiku pada masa remaja adalah saat aku mulai merasakan yang namanya tertarik dengan lawan jenis (pria). Aku punya pengalaman naksir seorang pria, dia anak pendeta di mana aku beribadah tetapi aku tidak bisa melakukan banyak hal, karena aku pemalu dan minder. Aku mencoba untuk berdoa kepada Tuhan seperti ini:  Tuhan, jika dia jodohku, tolong dekatkan aku padanya,....hehehe. padahal aku masih SMP tapi sudah minta jodoh,....lucuuuuuuu. Kadang aku tersenyum sendiri jika mengingat ini semua,..yah ini namanya cinta datang tanpa di undang. :)

tetapi kisah cinta monyetku ini tidak ada jawaban juga, karena tidak pernah aku ungkapkan sampai sekarang lho. ;)
Nah, masa remajaku tetap dalam keadaan masih miskin ekonomi keluargaku. Aku hanya bisa berharap pada Tuhan waktu itu, Tuhan aku ingin semua kemiskinan ini segera berakhir.

Dan selama masa remaja, aku tidak pernah pacaran, tetapi waktuku hanya ku habiskan dengan mengikuti paduan suara di gereja dan belajar...belajar. Itu saja.

Tetapi aku juga sangat bersyukur kalau sejak remaja ibuku telah mendidik aku untuk menjadi wanita yang mandiri dan bisa banyak hal, salah satunya bisa memasak.
Aku punya pengalaman lucu saat di suruh belajar memasak oleh ibuku pertama kalinya.
Aku di suruh memasak nasi, tetapi hasilnya bukan nasi tetapi bubur jadinya...hahahaha. karena kebanyakan air ku taruh dalam panci...oopss.

tetapi orangtuanya menyadari itu dan ibuku tidak marah, jadi waktu itu kita semua makan bubur...hehehe.

Yah, inilah masa remajaku. aku belajar untuk menerima keadaan ekonomi keluargaku yang miskin waktu itu.

I just believe if God wants me to be gratefull always.
I believe all beautifull at the time.
Because He knows my name. :)

Halleluya ..